Mempersiapkan dan Menjaga Kehamilan yang sehat

Bagi seorang istri yang ingin hamil ada beberapa hal yang perlu disiapkan agar mendapatkan kehamilan dan bayi yang sehat. Salah satu diantaranya adalah asupan gizi yang cukup. Beberapa bulan sebelum masa kehamilan seorang ibu dianjurkan untuk memakan makanan yang banyak mengandung asam folat. Apa itu asam folat?

Asam folat merupakan zat gizi esensial dan salah satu dari beberapa jenis vitamin B. Asupan asam folat itu berasal dari makanan dan sayuran berwarna hijau serta buah-buahan. Asam folat ini memiliki dua efek fisiologis utama, yaitu sebagai kofaktor enzim sintesis deoxyribonucleic acid (DNA) dan ribonucleic acid (RNA) yang berperan dalam replikasi sel serta dibutuhkan untuk mengubah homosistein menjadi metionin.

Asam folat banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau dan buah berwarna jingga dan merah seperti semangka, jeruk, pisang, kiwi, nanas, alpukat, asparagus dan brokoli. Atau bisa juga minum suplemen atau susu yang banyak mengandung asam folat.

Asupan gizi ini sangat diperlukan pra kehamilan dan di masa-masa kehamilan. Kecukupan asam folat pada minggu-minggu pertama hingga ke-empat kehamilan memainkan peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan janin. Kekurangan asam folat pada masa itu dapat menyebabkan cacat lahir pada otak dan syaraf tulang belakang bayi atau Neural Tube Defects (NTD).

Tentunya tidak hanya makanan yang mengandung asam folat saja yang diperlukan, makanan yang mengandung calcium untuk pertumbuhan tulang dan gigi, ikan laut yang membantu mengoptimalkan pertumbuhan otak, zat besi untuk mencegah anemia dan makanan yang cukup kadar vitamin dan mineralnya melebihi konsumsi ibu yang tidak hamil juga seharusnya diupayakan untuk dikonsumsi terus. 

Selain memperhatikan pola makanan, kiranya perlu juga menjaga perasaan ibu hamil agar selalu bahagia. Ibu hamil harus diupayakan untuk tidak mengalami stress dan kelelahan karena 2 hal ini bisa mengakibatkan adanya abortus atau keguguran.  Pemeriksaan kehamilan yang teratur juga memiliki peran yang besar untuk menjaga kehamilan yang sehat.

3 Tanggapan ke “Mempersiapkan dan Menjaga Kehamilan yang sehat”

  1. liana Says:

    Hai, sahabat !!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Ni, aku lagi bingung n sterss banget… gw nich ma cew gw lg dag dig dug duerrrrrrrr bgt nunggu pengumuman hasil test (…………….) n tnp gw ksh taupun so pasti luw smw dahh tw pa ni… Sbat, gmn ya caranya biar dedekQ gk JDIIIII alias gk lahir di dunia ini nemenin qt????
    sebenere gw sadar luw ni gk baik, tp gw masih punya impian n masa depan so luw cma gra” ni ngancurin ALL myDream aq lum sanggup nrima ini smw.
    Teman, q pngn tanggung jwab atas dosa-dosa yang telah aku lakukan sempat sich berpikiran untuk nikah TAPIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII
    aku masih kuliah n belum bisa cari kerja, untk kperluan sehari-hari aja aku masih minta orang tua… lagian nich aq dah semester 6 n naggung baget khan luw harus putus sekolh krana harus menghidupi anak n istriQ.
    Ya,udahlah smw ini mungkin dah jadi suratan takdir yang tak perlu aku sesali.. yang pasti GW gk akn lepas dari tangung jawab.. Luphh u ALLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL.

    • Icha Says:

      ya…namanya dah kejadian ya kudu tanggung jawab lah. tanggung jawabnya ya cuma 1 : NIKAH!!!
      kebayang ga kalo ntar sudah resmi malah Tuhan kasih ga punya anak.
      Saya punya teman yg MBA (Married by Accident) waktu kuliah dg kondisi sama seperti yang situ ceritain, masih kuliah, belum kerja, dibiayain ortu, tapi dia tetap bertanggung jawab.
      Akhirnya suami istri itu keduanya lulus dari kuliah, sudah punya anak pastinya, n sekarang sudah kerja.

      Selalu berpikir ada hikmah yang tersembunyi dari suatu masalah.
      Toh aborsi juga kalo dilakukan belum tentu berhasil, salah2 anaknya justru cacat saat dilahirkan, karna mau digugurkan paksa…

      OK maaf bukan untuk menghakimi, hanya memberikan semangat atas niatan mas nya yang memang sudah mau bertanggung jawab.
      God bless U always even U dissapoint God.

  2. Mita Riwiyastuti Says:

    beraaattt, no coment…


Tinggalkan Balasan